Info Gaji Pilot Lion Air

Indonesia memiliki beragam maskapai penerbangan, contohnya Lion Air. Di maskapai ternama tersebut, orang dapat bekerja sebagai pilot. Bagi orang yang ingin bekerja di maskapai ini, gaji pilot Lion Air penting diketahui. Pendapatan dari bekerja di Lion Air dapat digunakan untuk hidup sehari-hari.

Menjadi pilot merupakan impian banyak orang. Namun tentunya tidak semua orang bisa meraihnya. Terdapat beberapa syarat dan faktor untuk memperoleh gaji sebagai pilot, terutama di Lion Air. Maskapai ternama itu tentunya tidak sembarangan dalam merekrut calon pilot. Berikut adalah penjelasannya:

1. Mengikuti Pelatihan Terlebih Dahulu

Untuk mendapat gaji pilot Lion Air, tentunya tidak mudah dan butuh usaha keras. Calon pilot harus menempuh pendidikan di Wings Fly School terlebih dahulu. Jika sudah lulus, alumni dapat bekerja di Wings Air atau Lion Air. Laki-laki minimal umur 17 tahun dan maksimal 23 tahun, serta lulus SMA jurusan IPA atau SMK dapat mendaftar.

Pria tersebut juga minimal harus memiliki nilai TOEFL, nilai rapor, serta tinggi dan berat badan tertentu. Jika memenuhi syarat, pendidikan di sekolah tersebut akan diberikan selama 14 bulan. Uniknya lagi, bagi para siswa yang kesulitan ekonomi, dapat meminta pinjaman biaya pendidikan. Besarnya bisa sekitar 90% dan dapat dibayar jika sudah bekerja sebagai pilot.

Setelah lulus, alumni akan memperoleh IR (Instrument Rating) sekaligus CPL (Commercial Pilot License) berbentuk sertifikat. Akan tersedia pula jenjang karir yang jelas serta jaminan kerja bagi para lulusan tersebut. Dengan ilmu, pengalaman, dan keahlian yang diperoleh dari sekolah, pekerjaan sebagai pilot pun akan dapat diraih.

2. Memperoleh Gaji Berdasarkan Jabatan

Orang yang ingin bekerja di sini, nantinya dapat memperoleh gaji pilot Lion Air sesuai jabatannya. Begitu lulus dari sekolah, seseorang tidak langsung bekerja sebagai pilot. Terdapat jenjang jabatan yang harus ia lalui terlebih dahulu. Pada awalnya, orang tersebut akan diangkat menjadi SO atau Second Officer setelah tamat sekolah pilot.

Seorang SO umumnya akan mendapat gaji sebesar 15-20 juta. SO tersebut juga biasanya hanya diperbolehkan menerbangkan pesawat kecil dan diawasi kapten. Nantinya, jabatan bisa naik menjadi FO (First Officer). FO dapat memperoleh gaji sekitar 30-40 juta dan mendampingi kapten menerbangkan pesawat.

Jika pengalaman FO sudah banyak, dapat naik jabatan menjadi pilot atau kapten. Pilot bertanggung jawab untuk mengawasi dan bekerja sama dengan FO selama penerbangan. Kapten pesawat juga harus memastikan agar penerbangan tersebut lancar, aman, dan nyaman. Pekerjaan ini tentunya tidak mudah, karena ada banyak yang harus diperhatikan di pesawat.

3. Memperoleh Gaji Berdasarkan Lama Terbang

Gaji pilot Lion Air juga bisa dihitung berdasarkan lama terbangnya. Perhitungan ini dapat dibagi ke dalam perbandingan atau penggolongan tertentu. Salah satu jenis perhitungan tersebut adalah pilot pay rigs. Melalui sistem ini, gaji akan diperoleh menurut trip dalam kurun waktu tertentu.

Berbeda dengan pilot pay rigs, trip membagi lama perjalanan ke dalam beberapa rasio. Perbandingan tersebut antara lain 1:5, 1:4, dan 1:3. Contohnya, seorang pilot melakukan 78 jam perjalanan dalam 4 hari. Dengan menggunakan rasio 1:4, gaji yang akan diperoleh untuk 19,5 jam.

Serupa dengan perhitungan ini adalah duty rig. Bedanya, sistem ini menggunakan rasio 1:1,5-1:3. Sistem lain, block rig pay, memiliki cara yang berbeda dalam menghitung gaji. Pilot akan memperoleh pendapatan sesuai lamanya perjalanan, tanpa adanya hitungan perbandingan. Total gaji yang didapat pilot maskapai ini dapat mencapai 45 juta setiap bulan.

4. Memperoleh Pendapatan Lain

Gaji pilot Lion Air akan dapat bertambah dengan adanya pendapatan dan tunjangan lainnya. Salah satunya adalah dengan memperoleh flight allowance. Sistem ini dihitung berdasarkan jam terbang pilot. Umumnya, pilot dapat terbang selama 80 jam. Angka ini dikalikan dengan 60 ribu hingga 100 ribu Rupiah. Hasilnya adalah flight allowance yang diperoleh.

Untuk pilot Lion Air, flight allowance tersebut dapat mencapai 10 juta rupiah setiap bulannya. Tentu jumlah tersebut cukup banyak dan memuaskan. Terlebih lagi, pilot merupakan pekerjaan yang melelahkan dan beresiko, sehingga pendapatan itu sepadan. Dengan jam terbang yang lebih banyak, bukan tak mungkin flight allowance yang didapat besar.

Tunjangan yang bisa diperoleh pilot Lion Air adalah tunjungan hari raya. Bonus untuk tambahan gaji juga bisa didapatkan. Jika pria tersebut sudah berhenti bekerja menjadi pilot Lion Air, akan mendapat uang pensiun. Besarannya juga tak main-main, bisa beberapa kali dari gaji pokok.

5. Mendapatkan Benefit

Selain gaji, terdapat pula keuntungan lain yang bisa diperoleh sebagai pilot. Pilot dapat memperoleh asuransi, misalnya untuk kesehatannya. Tak jarang pula para pilot memperoleh cuti berbayar, serta jeda untuk istirahat yang panjang jika ada jadwal kosong. Tentunya istirahat yang cukup dibutuhkan untuk memulihkan fisik dan mental setelah bekerja.

Selain itu, pilot Lion Air pastinya berkesempatan untuk belajar mengenai lingkungan yang baru. Tentunya hal ini disebabkan pekerjaan yang menuntutnya untuk mengunjungi kota atau negara lain. Dapat menemui orang-orang dan kebudayaan baru juga dapat menambah pengalaman. Hal ini mungkin sulit diperoleh orang lain yang tidak bekerja sebagai pilot.

Bahkan setelah pensiun, masih ada keuntungan yang bisa diperoleh. Potongan harga tiket untuk penerbangan bisa didapatkan oleh pilot komersial. Baik penerbangan untuk bisnis maupun liburan, dapat didapatkan dengan harga murah dan bahkan gratis. Gaji pun dapat dimanfaatkan untuk biaya hidup lainnya.

Baca Juga:

Bagi orang-orang yang gemar berpergian dan terbang di angkasa, pilot merupakan pekerjaan yang dapat dipilih. Meski dibarengi dengan resiko tinggi, gaji pilot Lion Air yang besar dan manfaat lainnya dapat memberi keuntungan. Asal memenuhi syarat dan terus bekerja keras, semua itu pasti dapat diraih.

Tinggalkan komentar