Kenali dan Pahami Lebih dalam Tentang Purchasing

InfoGaji.id-Di era yang sekarang, bermacam-macam lowongan pekerjaan ditawarkan kepada para pelamar pekerjaan. Hal ini karena pihak perusahaan memberikan satu tugas kepada karyawannya sesuai dengan kualitas karyawan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Salah satu pekerjaan itu yaitu Purchasing. 

Definisi / Pengertian Purchasing

Purchasing adalah salah satu jabatan dalam perusahaan yang bertugas untuk membeli barang/ jasa dari pihak ketiga. Pembelian ini berbeda dengan konsumen pada biasanya, sebab Purchasing membeli sesuatu yang dibutuhkan oleh seluruh departemen dalam perusahaan tersebut. 

Tentunya setiap departemen memiliki kebutuhannya sendiri yang mungkin akan berbeda dengan lainnya. Sehingga ia berhubungan dengan validasi (kebenaran) dan dokumentasi (pembuktian).

Tugas Purchasing beserta Tanggung Jawabnya

Pengertian Purchasing

Tugas yang akan dilakukan Purchasing akan lebih condong pada kegiatan yang akan dilakukan sehari-hari. Adapun tugasnya sebagai berikut:

  • Menyusun daftar pembelian barang atau jasa yang dibutuhakan setiap anggota perusahaan. Tentu daftar belanjanya akan sangat bermacam-macam sesuai dengan kebutuhan setiap anggota perusahaan dalam menjalankan tugasnya
  • Mengelompokan antara pembelian bulanan dan sekali beli. Misalnya perusahaan membutuhkan kertas dan pulpen setiap bulan, sedangkan perusahaan membutuhkan mesin print sekali beli.
  • Menyusun daftar vendor barang/jasa.
  • Meminta approval pembelian kepada bagian keuangan untuk anggaran belanja.
  • Menghubungi supplier dan vendor untuk penawaran harga. ia akan memilih barang yang murah dengan kualitas sama.
  • Menganalisis penawaran yang paing menguntungkan bisnis.
  • Melakukan negosiasi harga, fitur, servis, dan waktu dari para supplier.
  • Membuat dokumentasi pemesanan.
  • Mengirim purchase order kepada supplier.
  • Memastikan pengiriman barang atau jasa yang dibeli berjalan dengan baik.
  • Mengecek kualitas barang dan jasa sesuai dengan kontrak.
  • Menyimpan dokumen-dokumen pembelian.
  • Kerja sama dengan bagian logistic untuk mencatat barang yang sudah masuk.
  • Melakukan review proses pembelian.

Sedangkan tanggung jawab tersebut pada perusahaan cukup berat. Untuk tanggung jawabnya sebagai berikut:

  • Memastikan kebutuhan barang atau jasa yang harus dibeli. Dalam hal ini, pembelian barang bisa kelompokan dalam pembelian mingguan, bulanan dan sekali beli.
  • Memastikan pihak manajemen eksekutif menyetujui setiap pembelian. Sehingga meminta approval dari manajemen dan finance merupakan tanggung jawabnya.
  • Memastikan kondisi barang baik dan tiba tepat waktu.
  • Menjaga hubungan baik dengan vendor.
  • Mediasi pembayaran dan memastikan pembayaran dilakukan tepat waktu.
  • Dokumentasi pembelian. Ini membutuhkan ketelitian karena akan berhubungan dengan bagian keuangan.

Gaji dan Tunjangan Purchasing

Rata-rata gaji Purchasing disesuaikan dengan tempat tinggal domisili dan Upah Minimum Regional. Di Jakarta, ia mendapatkan gaji 5 jutaan. Di Bali, mendapatkan gaji 3 jutaan. Sedangkan di Bekasi, mendapat gaji 1.800.000 rupiah.

Syarat dan Kualifikasi Purchasing

Purchasing mempunyai beberapa syarat dan kualifikasi untuk menekuni profesi ini. Adapun syarat dan kualifikasinya sebagai berikut:

  • Mempunyai koneksi yang luas.
  • Pandai memilih dan memilah barang/jasa.
  • Mengetahui kualitas barang.
  • Dapat menjaga kepercayaan.

1. Pendidikan dan Pengalaman 

Purchasing harus memiliki pendidikan dan pengalaman yang cukup. Untuk pendidikan lebih diutamakan yang sarjana. Belum ada ketentuan seorang Purchasing harus memasuki jurusan tertentu. Sehingga profesi ini bisa diisi oleh semua jurusan.

Baca juga:Peranan Penting Seorang Auditor 

Pengalaman ini harus memiliki banyak wawasan untuk menghadapi supplier dan vendor. Pengalaman yang penting dalam menghadapi supplier adalah keberanian untuk melakukan negosiasi dan penawaran harga barang, serta dapat membedakan kualitas barang.

2. Skill dan Kemampuan 

Seorang Purchasing harus memiliki kemampuan yang memadai agar dapat bertindak profesional. Sehingga ia harus mempunyai kemampuan sebagai berikut:

  • Kemampuan dalam berkomunikasi secara baik. Dengan memiliki komunikasi yang baik akan membantu tugasnya ketika menjalankan tugas terutama untuk berhubungan dengan seluruh departemen, supplier dan vendor.
  • Kemampuan bernegosiasi. Ketika melakukan pembelian barang, Purchasing professional akan melakukan penawaran untuk memperkecil pengeluaran perusahaan.
  • Memiliki koneksi yang tinggi. Purchasing dituntut untuk mempunyai koneksi yang baik dengan penyedia barang dan jasa.
  • Ketelitian dalam mencatat dan dokumentasi. Pencatatan dan dokumentasi harus tertata dan terorganisir dengan baik sebab akan memudahkan pekerjaan bagian keuangan.
  • Keahlian dalam komputer. Kemampuan ini sangat sederhana namun penting sebab akan ada banyak sekali tugas dan tanggung jawab.
  • Mengerti perpajakan. iav dituntut mengerti perpajakan karena akan memudahkan saat menjalankan tugas pembayaran.

Tips Lolos Wawancara Sebagai Purchasing

Jika Anda berminat untuk bekerja. Langkah baiknya untuk menyimak tips berikut agar Anda bisa diterima kerja. Adapun tipsnya sebagai berikut:

  • Selalu tampil percaya diri. Anda harus yakin jika akan diterima kerja.
  • Perhatikan penampilan. Usahakan tampil sopan dan rapi. Gunakan pakaian yang formal.
  • Pelajari perusahaan yang akan Anda masuki. Usahakan Anda untuk mengetahui dan mempunyai wawasan perusahaan tersebut.
  • Usahakan menjawab pertanyaan dengan santai dan jelas.

Itulah tadi beberapa ulasan tentang Purchasing, semoga menambah wawasan pembaca semuanya.

Tinggalkan komentar